Ayat Ayat Cinta II
 
 
Novel Pembangun Jiwa
 
Karya
Lukman Nulhakim Al Subani
 
Alumnus SMK Nepoer angkatan 2004
 
 
 
 
1. Kenangan Maria
 
 
Hari-hari ku seperti tiada arti, ketika seorang yg begitu berharga bagi kita meninggalkan kita untuk selamanya . Seperti musafir yg berjalan tanpa arah tujuan. Sebagian cinta yg melengkapi kehidupanku  kini sudah lenyap. jika di ibaratkan maria itu roda pada kereta kehidupanku. Dengannya aku bisa berjalan dengan gagah, dengannya aku bisa melangkah.
 
Di siang  itu ketika matahari mulai tergelincir ke sebelah barat, udara bercampur debu padang pasir yg sepoy-sepoy bertiup menerpa wajahku yg tidak ada lagi sinarnya. Tertulis di hadapanku Nama pada suatu nisan yg megah tapi menandakan keheningan,  keagungan dan kekuasaan Tuhan sang pencipta kehidupan. Bagi orang-orang kafir kematian adalah berakhirnya surga dan kenikmatan dunia lainnya tapi bagi seorang muslim. kematian adalah gerbang menuju suatu kehidupan yg baru, kehidupan ini adalah dalam rangka mempersiapkan perbekalan, sehingga ketika kita memasuki gerbang tersebut tidak ada lagi kehawatiran akan kehabisan bekal dan akhirnya kelaparan.
 
Ku sadari betul ini adalah kehendak Tuhan. Tuhan yg menciptakanku, menciptakan Maria dan menciptakan Aisya.
 
          "Aisya….?"
 
Seketika itu pula lamunanku tentang Maria hilang sekejap entah terbang ke mana. Kuusap sisa-sisa air mata yg masih mengalir di pipiku.  Kulihat sesosok Wanita yg begitu anggun dengan cadarnya yg menutupi wajahnya.  Dengan penuh cinta dia membantu menyeka air mataku.
        
        "Sayang, biarkanlah Maria istirahat dari kejamnya dunia. Ia tdak akan tenang jika melihat kamu sedih"
 
seperti itulah Aisya wanita penyejuk jiwaku saat jiwa ini gersang segersang padang pasir. Mendengar suaranya  menghanyutkan batin, ditinggalkan menambah keyakinan. Ia seperti bidadari surga yg diturunkan Tuhan untuk mendampingiku menyelami belantara kehidupan yg penuh liku-liku. Aisya membantuku bangkit dari duduk. Dengan masih menyisakan kepedihan aku mulai melangkah meninggalkan pemakaman yg berada di pinggir kota kairo tidak jauh dari sungai Nil.
 
Lom selesai…..